FISIKA KIMIA PERAIRAN
PENGUKURAN SUHU
(Laporan Praktikum)
Oleh :
Kelompok I (satu)
Mira Sentia Audina (13742032)
Muhamad Yullizar Herfandi (13742033)
Muhamad Fitrah Riyadi (13742034)
Muhamad Taufik Ramadan (13742035)
Mutammimah (13742036)
Program Studi :
BUDIDAYA PERIKANAN
JURUSAN PETERNAKAN
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
2013
PENGUKURAN SUHU
(Laporan Praktikum)
Oleh :
Kelompok I (satu)
Mira Sentia Audina (13742032)
Muhamad Yullizar Herfandi (13742033)
Muhamad Fitrah Riyadi (13742034)
Muhamad Taufik Ramadan (13742035)
Mutammimah (13742036)
Program Studi :
BUDIDAYA PERIKANAN
JURUSAN PETERNAKAN
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
2013
I. PENDAHULUAN
1.1 Ringkasan Materi
Suhu mempengaruhi aktivitas metabolisme organisme, karena itu penyebaran organisme baik di laut maupun diperairan tawar dibatasi oleh suhu perairan tersebut. Suhu sangat berpengaruh terhadap kehidupan dan pertumbuhan biota air. Secara umum laju pertumbuhan meningkat sejalan dengan kenaikan suhu, dapat menekan kehidupan hewan budidaya bahkan menyebabkan kematian apabila kenaikan suhu sampai ekstrim (drastis).
Distribusi suhu secara vertiakal perlu diketahui karena akan mempengaruhi distribusi mineral dalam air karena kemungkinan terjadi pembalikan lapisan air. Perubuhan suhu yang drastis dapat menyebabkan kematian terhadap biota air karena terjadi perubahan daya angkut darah. Suhu sangat berkaitan erat terhadap konsentrasi oksigen terlarutdan konsumsi oksigen hewan. Untuk mengukur suhu alat yang digunakan adalah termometer dimana suhu yang baik bagi kegiatan budidaya adalah 260C sampai 300C merupakan suhu optimal bagi pertumbuhan ikan.
1.2 Tujuan
Tujuan dilaksanakannya praktikum ini adalah mahasiswa dapat melakukan pengamatan terhadap suhu di perairan berbeda dan faktor yang mempengaruhi suhu tersebut.
II. METODOLOGI
2.1 Waktu Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan praktek ini di lakukan pada siang hari kamis tanggal 27 Februari 2014 pukul 10.00 – 12.00 WIB
2.2 Alat dan bahan
Alat
· Termometer
· Alat tulis
Bahan
· Sempel air
2.3 Metode Pelaksanaan
Langkah langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
· Masukkan termometer kedalam air yang akan diukur suhunya.
· Tunggu kurang lebih selama 5 menit, lalu lihat skala yang terdapat pada termometer.
lakukan di lima sempel air yang berbeda
· Perhatikan hal hal yang diperkirakan mempengaruhi suhu air.
· Catat hasil pengamatan
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Setelah dilakukan pengukuran suhu pada 5 sampel air yang berbeda maka didapatkan hasil sebagai berikut :
Sampel
|
Lokasi
|
Waktu pengukuran
|
Suhu
|
1
|
Bak fiber bulat a (lab.B)
|
10.25 WIB
|
270C
|
2
|
Bak fiber bulat b (lab.B)
|
10.26 WIB
|
270C
|
3
|
Sungai
|
10.31 WIB
|
270C
|
4
|
Saluran pembuangan
|
10.36 WIB
|
290C
|
5
|
Kolam ikan nila
|
10.41 WIB
|
280C
|
a. Sampel 1
Pada sampel pertama lokasinya berada di depan laboratorium bawah tepatnya di bak fiber bulat a berwarna biru dengan suhu 270C, suhu perairan tersebut diperkirakan karna dipengaruhi lokasinya yang masih dibawah atap gedung lab.B sehingga terlindungi dari sinar manatari langsung, walupun airnya tidak berwarna (transparan) dengan tinggi air 1m maka suhu air akan lambat naik ditambah lagi kondisi cuaca yang tidak cerah.
b. Sampel 2
Pada sampel kedua lokasinya berada di depan laboratorium bawah tepatnya di bak fiber bulat b disamping sampel pertama dengan suhu 270C, suhu tersebut sama dengan suhu perairan sampel pertama diperkirakan karna lokasinya yang berdekatan dengan sampel pertama dan kondisi perairan yang hampir sama dengan sampel pertama sehingga suhunya tidak berbeda.
c. Sampel 3
Pengukuran suhu yang ketiga dilakukan di sungai dengan kondisi perairan tersebut yaitu mengalir dengan sekeliling yang ditumbuhi pepohonan sehingga tidak langsung mengenai badan sungai, kedalaman air tersebut adalah 10 cm serta warna air yang agak keruh yang diperkirakan menjadi faktor perairan tersebut bersuhu 270C.
d. Sampel 4
Sampel keempat diukur di sebuah saluran pembuangan yang keadaan airnya cukup tenang dengan kedalaman air 40 cm. Diperairan tersebut terdapat ikan nila merah yang masih kecil berenang di perairan berwarna hijau tersebut, suhu yang didapat adalah 290C.
e. Sampel 5
Kolam ikan nila merupakan tempat terakhir dilakukannya pengukuran suhu dan didapat suhu sebesar 280C. Hal yang diperkirakan mempengaruhi suhu tersebut adalah adanya penutup atap berupa paranet, panjang kolam tersebut adalah 8 m dan lebar 1,5 m dan tinggi air 15 cm, perairan yang berwarna hijau serta terdapat ikan nila yang memang dibudidayakan menjadi salah satu faktor lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar