A. PENDAHULUAN
Ilmu manajemen bila dicermati sama usianya dengan kehidupan manusia. Manusiasebagai makluk sosial ada kecenderungan untuk berorganisasi dan bekerja sama. Dalamkehidupan sehari-hari manusia adalah anggota suatu organisasi , misalnya organisasi agama,olah raga, seni, usaha dan orgnaisasi lainnya. Masing-masing orgnaisasi berbeda satu denganlainnya, ada yang formal dan tidak formal.
Namun organisasi-organisasi tersebut mempunyai unsur-unsur yang sama, yaitu adakelompok orang, ada tujuan yang hendak dicapai, ada rencana cara pencapaian tujuan, adapemimpin (manajer) yang bertanggung jawab atas keberhasil pencapaian tujuan. Dengan katalain para manajer diberi tanggung jawab untuk menentukan kegiatan yang memungkinkansetiap individu dapat memberikan sumbangan yang terbaik untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan bersama.
B. PENGERTIANMANAJEMEN
Manajemen berasal dari bahasa Inggris “management” dengan kata kerja to manageyang secara umum berarti mengurusi. Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan sumber daya manusaia dan sumber daya alam yang ada.
Dalam arti khusus manajemen dipakai bagi pimpinan dankepemimpinan, yaitu orang-orang yang melakukan kegiatan memimpin, disebut “manajer”.
Untuk mengartikan dan mendefisikan manajemen dari berbagai literartur dapat dilihatdari tiga pengertian, yaitu :
1. Manajemen Sebagai Suatu Proses
Proses didalam suatu manajemen dapat diartikan melihat bagaimana cara orang mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Pengertian manajemen sebagai suatu proses dapat dilihat menurut:
· George R.Terry
Manajemen adalah cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu melalui kegiatan orang lain.
· Haiman
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui orang lain, mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan.
· Stoner
Stoner mendefinisikan manajemen sebagai suatu proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengawasi usaha-usaha dari anggota organisasi dan sumber-sumber organisasi lainnya untuk mancapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
2. Manajemen Sebagai Suatu Kolektivitas
Manajemen sebagai suatu kolektivitas merupakan suatu kumpulan orang-orang yang bekerja sama untuk untuk mencapai tujuan bersama. Kumpulan orang-orang disini menunjukan adanya tingkatan kepemimpinan (pimpinan atas, menengah dan bawah). Pendapat ini dikemukakan oleh HenryFayol.
3. Manajemen Sebagai Ilmu dan Seni
Manajemen sebagai suatu ilmu karena telah dipelajari sejak lama dan menjelaskantentang gejala-gejala, gejala-gejala diteliti dengan menggunakan metode ilmiah, yaitumenggunakan bantuan disiplin ilmu lainnya seperti ilmu sosial, filsafat, matematik dan statisticdan lain sebagainya. Dalam praktek, istilah manajemen dipakai dalam organisasi yang lebih besar dan berdiri sendiri dan dapat dibedakan dengan jelas dari organisasi lain.
C. TINGKATAN MANAJEMEN
Menurut tingkatannya manajemen dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu :
1. Manajemen Puncak (Top Management)
Disebutjuga dengan Manajemen Institusional/Eksekutif. Terdiri dari dewan direktur, direktur utama atau chief executive officer (CEO) yang bertugas untuk mengembangkan rencana yang luas untuk perusahaan dan mengambil keputusan keputusan penting.
2. Manajemen Tengah (Middle Management)
Disebut juga dengan Manajemen Administratif. Terdiri dari pimpinan pabrik atau para manajer divisi yang bertugas untuk bertanggungjawab untuk mengembangkan rencana operasional yang lebih luas dan menerapkan rencana yang dibuat oleh manajer puncak.
3. Manajemen Bawah (Low Management)
Disebut juga dengan manajemen pelaksana atau supervisory management. Bertanggungjawab untuk melaksanakan rencana-rencana yang dibuat oleh para manajer menengah.
D. SUMBER-SUMBER MANAJEMEN
Tujuan pokok manajemen adalah untuk memperoleh dayaguna (efisiensi) dalam kerja.Untuk mendapatkan metode/teknik yang bagaimana yang sebaik-baiknya dilakukan harusmenggunakan sumber-sumber (alat-alat/tool) yang ada dalam organisasi.Dr.R. Markharita memberikan rincian bahwa sumber-sumber manajemen terdiri atas :
· Man : Tenaga kerja manusia
· Money :Uang, untuk biaya keseluruhan kegiatan
· Materials : Bahan-bahan yang diperlukan.
· Metode : Teknik/cara/sistem yang digunakan
· Machines : Mesin-mesin yang digunakan
· Waktu : Penjadwalan kegiatan
· Prasarana : Lahan/tanah, gedung, alat angkut, listrik dan air, dan sebagainya.
E. FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
1. Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah sesuatu yang akan direncanakan tentang apa yang akan dicapai,yang kemudian memberkan pedoman, garis-garis besar tentang apa yang akan dituju.Perencanaan merupakan persiapan-persiapan untuk pelaksanaan suatu tujuan, beruparumusan-rumusan tentang “apa” dan “bagaimana “ suatu pekerjaan dapat dilaksanakan.Persiapan-persiapan tesebut dapat berupa tindakan-tindakan administrasi atas tindakan tindakan selanjutnya. Perencanaan tidak harus dalam bentuk tulisan tetapi mungking hanya dalam pemikiran (benak), terutama untuk hal yang bersifat pribadi dan rahasia.
Setiap organisasi biasanya selalu membuat perencanaan untuk lancarnya perputaran roda organisasi. Demikan hal dengan individu, hendaknya membiasakan diri untuk membuat/menentukan rencana agar aktivitas jelas dan terarah.
2. Pengorganisasian (Organizing)
Pengorganisasian adalah penetapan struktur peran-peran melalui penentuan aktivitas aktivitas, pegelompokan aktivitas, penugasan kelompok aktivitas, pendelegasian wewenang, pengkoordinasian hubungan antar wewenang serta informasi baik secara vertikal maupun horizontal, yang dibutuhkan organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
Agar peran organisasi ada dan berarti bagi orang-orang, peran-peran itu harusmencakup :
a. Tujuan yang dapat direalisasikan.
b. Konsep dan batas kewajiban yang jelas.
c. Kebijakan-kebijakan yang dapat dimengerti dan dapat dilaksanakan.
d. Ketersediaan informasi yang diperlukan, alat-alat dan sumber-sumber yang penting.
3. Actuating (Penggerakan)
Penggerakan adalah suatu fungsi pembimbingan dan pemberian pimpinan serta penggerakan orang-orang agar orang-orang tersebut mau dan suka bekerja. Berdasarkanpengertian tersebut jelaslah bahwa peranan penggerakan (actuating) sangat penting, karenapenggerakan berfungsi untuk menggerakan fungsi-fungsi manajemen yang lain, seperti perencanaan, pengorganisasian, pengawasan.
4. Pengendalian/Pengawasan (Controlling)
Pengawasan adalah suatu proses dimana pimpinan ingin mengetahui apakah hasil pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh bawahan sesuai dengan rencana, perintah, tujuan atau kebijakan yang telah ditentukan.Tujuan pengawasan adalah agar hasil pelaksanaan pekerjaan diperoleh secara berhasil guna (efektif) dan berdaya guna (efisien) sesuai dengan rencana yang telah ditentukan.
5. Staffing
Fungsi staffing dalam manajemen diartikan sebagai suatu proses prosedur langkah demi langkah yang berkesinambungan untuk menjaga agar organisasi selalu memperoleh orang orang yang tepat dalam posisi yang tepat pada waktu yang tepat.
F. KESIMPULAN
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan sumber daya manusaia dan sumber daya alam yang ada, yang terbagi dalam tiga pengertian yaitu manajemen sebagai suatu proses, manajemen sebagai suatu kolektivitas, manajemen sebagai ilmu dan seni.
Dilihat dari tingkatannya manajemen dibagi menjadi tiga yaitu Manajemen Puncak (Top Management), Manajemen Tengah (Middle Management), dan Manajemen Bawah (Low Management). Manajemen memiliki sumber sumber yang digunakan di dalam setiap pelaksanaan diantaranya Prasarana, waktu, machines, metode, materials, money, man.Hal tersebut digunakan untuk mencapai fungsi manajemen seperti Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Actuating (Penggerakan), Pengawasan (Controlling), Staffing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar