NUTRISI DAN TEKNOLOGI PAKAN
UJI FISIK DAN PENGEMASAN PAKAN IKAN
(laporan praktikum)
OLEH :
M.YULLIZAR
H 13742033
NURUL
AFIFAH 13742038
RIZKI
HARIS 13742047
RIVALDI 13742048
SEPTI
RAHAYU 13742050
PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERIKANAN
JURUSAN PETERNAKAN
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
2014
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pakan
ikan dikatakan bermutu jika mengandung nilai nutrisi dan gizi yang dibutuhkan
oleh ikan. Menurut Murtidjo (2001) bahwa Pakan yang berkualitas mengandung 70 %
protein, 15 % karbohidrat, 10 % lemak, dan 5 % vitamin, air, dan mineral.
Suryaingsih (2010) menyatakan bahwa kualitas pakan tidak hanya sebatas pada
nilai gizi yang dikandungnya melainkan pada sifat fisik pakan seperti
kelarutannya, ketercernaanya, warna, bau, rasa dan anti nutrisi yang dikandung.
Kualitas pakan juga dipengaruhi oleh bahan baku yang digunakan. Pemilihan baku
yang baik dapat dilihat berdasarkan indikator nilai gizi yang dikandungnya;
digestibility (kecernaanya); dan biovaibility (daya serap). Pakan yang
berkualitas akan mendukung tercapainya
tujuan produksi yang optimal. Oleh
karena itu pengetahuan tentang nutrisi, gizi, komposisi serta kualitas secara
fisik perlu diketahui.
Sedangkan
pengemasan merupakan suatu cara atau perlakuan pengamanan terhadap pakan ikan
yang telah dibuat, agar pakan tersebut dapat tahan lama dan sampai ke tangan
konsumen dengan “selamat”, secara kuantitas maupun kualitas. Pengemasan
pakan dimaksudkan untuk mempertahankan kualitas pakan, karena dengan pengemasan
yang baik proses penurunan mutu pakan dapat ditekan. Wadah untuk pengemasan
pakan sangat bervariasi, mulai dari karung plastik, kertas emen dan plastik
tebal, untuk kapasitas besar dan kapasitas kecil dapat digunakan aluminium.
1.2 Tujuan
Tujuan
dalam Pembuatan laporan ini adalah ;
1. Mampu
melakukan pengujian pakan secara fisik.
2. Mampu
melakukan pengemasan pakan dengan baik.
1.