DASAR – DASAR
AQUACULTURE (PFA – 127)
LAPORAN PEMBUDIDAYAAN
IKAN LELE DUMBO
Dosen : Nuning
Mahmudah Noor. S.Pi., M.Si
Disusun oleh:
Epifani Bona Mora Sinaga
(13742018)
PROGRAN STUDI BUDIDAYA PERIKANAN
JURUSAN PETERNAKAN
POLITEKNIK NEGRI LAMPUNG
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
berkat, rahmat serta karna karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan
laporan hasil praktikum ini.
Penyusun mengucapkan banyak terimakasih kepada:
1. Bapak Dwi
Puji Hartono, S.Pi.M.S.i selaku dosen mata kuliah Dasar-dasar Akuakultur.
2. Ibu
Nuning mahmudah Noor, S.Pi.M.S.i selaku dosen mata kuliah Dasar-dasar
Akuakultur.
3. Bapak
Iwan selaku teknisi mata kuliah Dasar-dasar Akuakultur.
4. Semua
pihak yang telah membantu sejak
pelaksanaan sampai tersusunnya laporan ini.
Penyusun menyadari bahwa laporan
ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang bersifat
membangun dari pembaca sangat
diharapkan demi penyempurnaan penulisan
laporan yang akan datang.
Bandar Lampung, 12
Juli 2014
Penyusun
BAB 1.PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Lele merupakan jenis
ikan yang hidup di air tawar dengan ciri-ciri tubuh memanjang, kulit licin
serta memiliki kumis yang panjang yang mencuat di sekitar bagian mulut. Di
Indonesia ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang
(Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling
(Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedangkan di
negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli
(Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang). Dalam bahasa
Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish.
Ikan lele tidak pernah ditemukan di air payau atau air
asin. Habitatnya di sungai dengan arus air yang perlahan, rawa, telaga, waduk,
sawah yang tergenang air. Ikan lele bersifat noctural, yaitu aktif bergerak
mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari, ikan lele berdiam diri dan
berlindung di tempat-tempat gelap. Di alam ikan lele memijah pada musim penghujan.
Ikan lele banyak ditemukan di benua Afrika dan Asia. Dibudidayakan di Thailand,
India, Philipina dan Indonesia. Di Thailand produksi ikan lele ± 970
kg/100m2/tahun. Di India (daerah Asam) produksinya rata-rata tiap 7 bulan
mencapai 1200 kg/Ha.
Di Indonesia
ada 6 (enam) jenis ikan lele yang dapat dikembangkan:
1. Clarias batrachus,
dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut
(Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
2. Clarias teysmani,
dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang).
3. Clarias melanoderma,
yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru
(Jawa Barat).
4. Clarias nieuhofi,
yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan
Selatan).
5. Clarias loiacanthus,
yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan
penang (Kalimantan
Timur).
6. Clarias gariepinus,
yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari
Afrika.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah :
1. Untuk mengetahui cara-cara yang baik untuk
membudidayakan ikan lele.
2. Untuk mengetahui cara memperoleh bibit
unggul.
3. Melengkapi tugas Dasar-Dasar Aquaculture
1.3 Manfaat
1 Sebagai bahan makanan.
2 Ikan lele dari jenis C. batrachus juga dapat
dimanfaatkan sebagai ikan pajangan atau ikan hias.
3 Ikan lele yang dipelihara di sawah dapat
bermanfaat untuk memberantas hama padi berupa serangga air, karena merupakan
salah satu makanan alami ikan lele.
4 Ikan lele juga dapat diramu dengan
berbagai bahan obat lain untuk mengobati penyakit asma, menstruasi (datang
bulan) tidak teratur, hidung berdarah, kencing darah dan lain-lain.
Yang ingin download filenya ijin atau komen dahulu, silahkan klik disini
Casinos Near Me - Best Casinos Near Me - Mapyro
BalasHapusFind 순천 출장샵 Casinos 통영 출장샵 Near Me in the United States 강릉 출장마사지 and Canada. Find your nearest casinos and find the best casino to 청주 출장샵 play 서울특별 출장마사지 your favorite games or